Kandungan Tulang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) sebagai Sumber Kalsium untuk Remineralisasi Gigi

Penulis

  • Syamsiah Syam Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Indrya Kirana Mattulada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Nur Asmah Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Sarahfin Aslan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Ayustikarini Surahman Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/smj.v6i02.158

Kata Kunci:

Tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis), Remineralisasi, Hidroksiapatit

Abstrak

Pendahuluan: Peran remineralisasi dapat memperbaiki demineralisasi jika lingkungan dalam rongga mulut menyediakan konsentrasi kalsium dan fosfat yang disuplai dari sumber eksternal atau internal gigi untuk dapat meningkatkan jumlah pengendapan ion pada permukaan email yang terdemineralisasi. Tulang ikan memiliki kandungan kalsium yang paling melimpah dalam tubuh ikan. Tujuan: Mengetahui kandungan tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) sebagai sumber kalsium untuk remineralisasi gigi. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan menggunakan teknik purposive Sampling. Hasil: Analisis kadar kalsium tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan menggunakan alat Atomic Absorption Spctroscopy (AAS) didapatkan hasil absorbansi yaitu 0.0594 dengan konsentrasi 1633.01 mg/L kadar kalsium didapatkan 8.1634% dan hasil analisis gugus fungsi kandungan tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan menggunakan alat Fourier Transform Infra-Red (FTIR) komponen/gugus fungsi utama yang terdiri dari hidroksil (OH-), karbonat (CO32-) dan fosfat (PO43-). Ketiga gugus tersebut merupakan komponen utama dalam pembentukan hidroksiapatit. Kesimpulan: Penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber kalsium untuk remineralisasi gigi.

Diterbitkan

2024-10-31

Terbitan

Bagian

Original Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>